Kamis, 05 Januari 2012

Foto Bersama The Idiots De'Vandans

Dimulai dari persahabatan kami; Ivan, Dany dan tentu saja aku sendiri, Denry. Kami bersahabat telah lama, bahkan jauh sebelum masuk SD, aku sendiri telahh lupa kapan pertama kali kami saling mengenal dan saling merasakan kenyamanan layaknya sebagai makhluk yang bersinggasana di dalam sebuah istana yang beratasnamakan persahabatan. Hadeuuh.. Hehee

Persahabatana kami nggak seperti pada umumnya. Kenapa??

Baiklah kali ini harus kukatakan, sebelumnya kami belum pernah berpose bersama dalam satu foto yang asli tanpa editan. Dan foto di bawah ini merupakan foto yang pertama sepanjang sejarah persahabatan kami yang entah sudah menginjak usianya yang ke berapa. Untuk itu, sengaja kuabadikan di blog kesayanganku ini (karena hanya blog ini aja yang kupunya. Hehee).

Tak pernah ada satu foto pun sebelum ini. Jika dulu dikarenakan harga kamera yang terlampau MAHAL, melihat taraf ekonomi kami rasanya tak mungkin untuk membelinya. Dan sekarang, setelah laju digital yang mampu menginjak harga barang elektronik pada batas yang sangat murah, timbul masalah baru: kami sangat jarang bertemu dikarenakan kesibukan dan aktivitas yang berbeda-beda dan terhambat jarak yang berbeda juga.

Namun, atas usaha yang tiada henti dan tentunya karena takdir-Nya yang memihak kami, akhirnya foto ini bisa terwujudkan di muka bumi.


Selasa, 27 Desember 2011

Selamat Datang, Cinta

Pagi ini aku ingin menulis sesuatu yang berbeda, mungkin sedikit lebay atau apalah sebutannya. Jika sebelumnya aku selalu curhat dengan masalah pertempuran hati, tentang wanita yang begitu susah kudapat, mulai dari teka-tekinya, misterinya, bahkan keluhanku atas segenap usaha yang kerap berakhir tak lebih dari sebuah kegagalan.

Sebelumnya aku pernah dekat dengan seorang wanita, sebut saja N. Dia orangnya sangat mandiri walaupun masih anak-anak, kusebut seperti itu karena perbedaan umurku dengannya terpaut 6 tahun 26 hari. Entahlah, jam, menit juga detiknya aku tak tahu. Hehee.. Aku mendekatinya hampir setahun, tapi tak juga kudapatkan. Sebenarnya bukan karena aku tak mampu (disini tak ada maksud untuk menyombongkan diri), tapi karena tak ada kesempatan untukku memasuki ruang hatinya. Dia memiliki seorang pacar, walaupun kutahu hubungannya tak semulus dengan kedekatanku dengannya. Tak mungkin harus kurusak dulu hubungannya. Akhirnya aku hanya bisa berpura-pura jadi sosok kakak di depannya. Haaaaaaah, malangnya..

Kamis, 15 Desember 2011

Chat bareng Sarpit

Pipit atau Sarpit, salah satu sahabatku yang berparas amat cantik. Wajahnya yang  putih bersih menjadi alas bagi bibir tipisnya untuk bersanding di bawah sebatang hidung yang mancung, juga sepasang mata yang sipit menjadikannya sebagai makhluk terindah yang pernah diciptakan Tuhan setelah bidadari. (Hehee.. Ga apa-apa ya lebay sedikit). Semua itu ia balut rapih dengan kerudungnya.


Setiap lelaki yang menatapnya, saya pastikan akan terbuai dengan pesonanya. Tapi ceritanya akan lain jika kalian benar-benar mengenalnya dengan dekat, amat dekat. Yang kutulis diatas tentu benar, tapi hal yang harus diingat adalah sifat "capruk"nya yang sangat mendominasi. Pertama kali aku melihatnya di sebuah acara ulang tahun temanku, terlihat jelas di sampingku duduk seorang wanita cantik sedang mencampurkan nasi kuning (tumpeng) dengan semangka merah dalam sebuah piring untuk dimakannya. Kejadian itu berlangsung sekitar 3 menit setelah ia mengulurkan tangannya sambil berkata, "Aku Pipit."


Sedikit perkenalan tentangnya. Singkatnya, ia wanita yang baik, cantik, pinter dan juga begitu capruk, dan itulah yang membuatnya terlihat sempurna di mata ini..

Rabu, 14 Desember 2011

Curhat Pagi


Entahlah kenapa.. Sebenarnya saat kutulis catatan ini, mataku sudah tak terlalu kuat untuk berlama-lama di depan monitor walaupun untuk melihat serial Naruto, apalagi untuk menulis. Tapi hatiku belum juga tenang, ya paling aku hanya akan menulis beberapa kata saja, mungkin juga catatan bersambung.

Begitu banyak rasa yang ingin kuceritakan pada kalian, karena semua pendengar setiaku sedang asik bertamasya di alam mimpinya. Suara yang kudengar hanya lagu Krispatih dari komputerku. Aku pikir, sepertinya hanya benda ini yang masih hidup dan bisa kuajak berbagi. Akhirnya, kuputuskan untuk menulis saja, daripada diam tak karuan. Mungkin ceritanya akan sedikit berbeda jika tiba-tiba PLN memutuskan hubungan listrik di daerah tempatku ngekost, aku akan semakin sendiri dalam (katakanlah) kegalauan ini.

Banyak teman-temanku yang menilai bahwa aku seorang lelaki yang beruntung, didekati banyak wanita dan juga memiliki banyak teman lainnya dengan karakter yang berlainan. Dimana aku ngekost, disitu pasti jadi base camp buat teman-teman yang lainnya. Tapi sejujurnya, aku tak seberuntung itu. Terutama dalam hal percintaan (Hehee.. Rasanya males menyebut kata itu).

Senin, 21 November 2011

Perkenalan Matahari


Perkenalkan, disini matahari
sinarku akan menyapa setiap pasang mata
setelah berziarah di pangkal senyuman wanita

Disini masih matahari
panasku mampu merayu awan agar berlarian
lalu mengusir hujan
yang dapat menemani buah tangisan

Coba sekali saja benamkan dalam hati
bahwa akulah matahari
sosok yang selalu kau cari
dengan tawa kita indahkan hari
dengan air matamu nanti
bersama kita membuat pelangi


Selasa, 08 November 2011

Satu Nama (Puisi)




Mungkin kau mirip pahlawan
yang darahnya meresap pada sendi-sendi sejarah

Dan aku seolah anak sekolah
berkali-kali menutup buku, menutup mata, sambil mengingat nama
(milik seseorang yang tak pernah memanggilku dalam tidurnya)

di malam sebelum ujian semester 



Rabu, 19 Oktober 2011

Terimakasih untuk Sahabat Kopisusu

Dalam coretan kali ini, saya akan mencoba bercerita kepada semua Sahabat Kopisusu. Tentu tak ada maksud menyombongkan diri, namun hanya ingin berbagi kebahagiaan dan kebanggaan.

Alhamdulillah ya, saya mengucapkan banyak sekali terimakasih kepada Sahabat Kopisusu yang telah memberikan energi melalui setiap jemarinya untuk setia mengunjungi Kopisusu dengan (semoga saja) senang hati.
Beribu-ribu kali atau mungkin lebih dari itu, kita telah mendengar seutas kalimat bahwa "Manusia selalu tak pernah merasa puas", dan saya setuju dengan kalimat itu. Semoga dengan rasa tak mudah puas ini dapat memicu saya untuk senantiasa memperbaiki diri juga blog ini agar pada masa yang akan datang nanti akan lebih berarti lagi. Amin.

Inilah hasil yang baru saya peroleh dari layanan Blogger yang terbaru :


Sekali lagi saya ucapkan terimakasih. Salam Kopisusu.